Roller Coaster dan Persiapan Keberangkatan

 

13528661_1755087901437686_773604745875580151_n

Logo PK 74 LPDP

MELAJU bagaikan terbang dengan kecepatan tinggi kemudian berputar 360 derajat merupakan ciri khas yang bisa kita temui di wahana permainan roller coaster. Walau ingin sekali, beta belum pernah mencicipi tegangnya berada dalam kecepatan tinggi dan berjumpalitan kesana kemari. Banyak film mengambil settingan roller coaster, bahkan film Final Destination 2 memulai tragedinya dengan kecelakaan roller coaster. Bahkan menonton film saja dapat membuat beta mual. Walau begitu, beta pernah membawa sepeda motor dengan kecepatan tinggi dari Kabupaten Belu (berbatasan dengan Timor Leste) ke Kota Kupang-NTT. Tentu tidak bisa disamakan dengan roller coaster, tapi kelokan tajam dengan kecepatan tinggi selama 5 jam bukan perkara mudah. Selain itu beta dapat mengendalikan kendaraan tersebut, beda dengan roller coaster yang sudah berada pada rel otomatis dengan keamanan tinggi. Tapi ada hal yang menarik dari wahana permainan ini yaitu menegangkan, penuh teriakan dan umpatan tapi ngangenin untuk menaikinya lagi. Baca lebih lanjut

Iklan

Keunikan Kesetiaan Rut*

ADA hal yang menarik dari daftar para tokoh alkitab yang diabadikan sebagai nama sebuah kitab. Hanya ada dua wanita yang mendapat kehormatan tersebut. Pertama adalah Ester, ratu kerajaan Persia yang mempertaruhkan nyawanya untuk menyelamatkan orang Yahudi dari pemusnahan Haman. Kedua yaituRut,seorang yang kemudian disebut sebagai nenek dari Raja Daud dan juga tercatat dalam silsilah Yesus Kristus.

Akan tetapi apa yang dibuat Rut sehingga dia pantas mendapat kehormatan memiliki kitab tersendiri? Dia bukan seorang nabiah layaknya Debora pada zaman Hakim-Hakim, dia juga bukan seorang ratu berpengaruh di kerajaan Yehuda dan tidak ada catatan perbuatan heroik maupun mujizat yang dibuatnya. Dia hanyalah seorang wanita biasa, bahkan kitab Rut lebih banyak mengisahkan keunikan budaya perkawinan pada saat itu.Hal paling menonjol yaitu kesetiaan Rut yang menjadi teladan dalam perwujudan rencana Allah. Suatu sifat yang sulit ditemukan pada orang Israel (baca: orang percaya) pada masa dulu hingga sekarang. Baca lebih lanjut

Kelautan Setelah Ada UU Pemerintah Daerah

oleh: ARIF SATRIA

ADA lingkungan strategis baru bagi pembangunan kelautan dan perikanan, yakni disahkannya Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah yang merupakan revisi dari UU No 32/2004.

Dalam UU No 23/2014 (UU Pemda) diatur perluasan kewenangan provinsi, dari semula 4-12 mil laut menjadi 0-12 mil laut. Maka, pemerintah kabupaten/kota yang semula berwenang atas wilayah 0-4 mil di laut kini tidak lagi memiliki kewenangan. Apa implikasi perubahan tersebut bagi pembangunan kelautan dan perikanan? Baca lebih lanjut

Sedap-sedap Nikmat walau ”Tak Sedap”

Oleh : M. Zaid Wahyudi (Wartawan Kompas)

SIAPA tak suka mengupil, mengulik lubang hidung dengan jari hingga kotoran di dinding hidung lenyap. Meski mengasyikkan, melegakan, banyak orang menganggap mengupil menjijikkan, tidak higienis, dan bisa membahayakan.

Mudah saja menemukan orang di sekitar mengupil. Perilaku mengorek ingus mengering itu tak kenal umur, jenis kelamin, atau strata sosial.

”Mengupil adalah tindakan yang menyatukan manusia,” tulis Jason G Goldman dalam ”Why Do We Pick Our Nose” di BBC, 2 Februari 2015. Baca lebih lanjut

Dua Tukang Kayu dengan Mandat Besar

ADA kesamaan besar antara Joko widodo, presiden RI, dan Yusuf, ayah Yesus Kristus. Keduanya berprofesi sebagai tukang kayu. Jauh sebelum Jokowi menjadi wali kota, gubernur dan kemudian menjadi orang nomor 1 di negeri ini, dia seorang yang sukses di usaha mebel kayu. Begitupun Yusuf bin Eli adalah seorang tukang kayu.

Kita tahu dari zaman dulu hingga sekarang profesi tukang kayu membutuhkan keahlian khusus. Pengetahuan yang luas tentang kualitas kayu, jenis dan kekuatan kayu serta fungsi berbagai bahan dari kayu membuat para tukang kayu memiliki posisi penting di masyarakat. Seperti saat ini, pada zaman Yusuf lebih dari separuh perabot rumah tangga berasal dari kayu. Tapi tukang kayu tetaplah tukang kayu, walau sangat dibutuhkan tapi mereka tetap berada di strata yang sama dengan masyarakat pada umumnya. Baca lebih lanjut

Pintu Gereja yang Tertutup dan Orang Kolot

JARUM jam menunjukan pukul 14.55 ketika beta berjalan memasuki halaman gereja. Hari ini beta sebagai majelis gereja yang baik bertugas melayani di perjamuan kudus. Seperti tahun-tahun sebelumnya, perjamuan kudus akhir tahun dipadati jemaat yang merasa bahwa perjamuan yang benar-benar kudus hanyalah beberapa hari sebelum paskah dan setelah natal.

Akan tetapi beta sedikit tersentak saat melihat ke arah gereja. Pintu gereja tertutup dan jemaat duduk di luar.

Ada sesuatu yang mengganjal hati. Selama beta gereja di situ, pertama kalinya dalam sejarah beta liat gereja menutup pintu saat jemaatnya datang beribadah. Beta merasa jemaat yg dudukl di luar seperti 10 gadis bodoh yang terlambat menyambut mempelai pria sehingga tidak dapat masuk ke dalam rumah untuk berpesta. Apa yang terjadi? Baca lebih lanjut

Natal dan Loyal

SETELAH selesai apel pagi pada hari senin beberapa waktu yang lalu, seorang teman membuat saya bingung. Ia mengajukan pertanyaan aneh: apa hubungan antara disiplin pegawai dan natal?

Siapapun tahu bahwa natal adalah peringatan kelahiran Yesus yang di tandai dengan sukacita dan kemeriahan. Berbagai ornamen natal seperti lampu kelap kelip, hiasan berwarna cerah, hadiah dan lagu-lagu ceria pun menggambarkan hal tersebut.

Bahkan saat ini mudah sekali banyak orang melakukan pelanggaran menjelang dan saat natal (termasuk hari-hari besar lainnya). Mulai dari berkendara motor tanpa helm, melanggar lalu lintas, mabuk sehingga menggangu orang lain bahkan menjadi alasan ketidakdisiplinan di tempat kerja. Loyalitas dianggap tidak memiliki bagian dalam perayaan natal. Baca lebih lanjut